Minggu, 20 September 2015

Pengemis Jalanan



Tangis terderai
Perih pun terhampar
Perih..
Perih..
Ketika dunia terasa tidak adil,
Hanya harapan yang terucap..
Tangan mungil yang terulur..
Berharap tersampainya do’a
Tak mengharapkan junjungan
Cukup dengan iba
Lihat putra putri bangsa
Duduk terdiam dipinggir jalanan, jembatan
Tanpa orang tua
Keluyuran , tak ada arah
Tak ada tempat bernaung
Hujan diam-diam mengguyur
Tuhan..
Tuhan..
Kasihanilah mereka
Peluklah mereka..
Sang pengemis jalanan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar